TUTORIAL KOMPUTER
  • 10 Virus Komputer Paling Mematikan Di Dunia
  • Kunci Mempercepat Acces Komputer
  • MENGENAL SISTEM KOMPUTER
  • Sejarah Perkembangan Komputer
  • Informasi computer terkini
  • Mengenal System Software
  • Mengupas Masalah Motherboard
  • Mengupas Detail Tentang CPU
  • Kode Mempercepat Editing Paragraf
  • Memproteksi Folder Dengan Password
  • Macam-Macam Perintah Pada Run Commands
  • Mempercepat Waktu Shutdown
  • Ubah Tampilan Windows
  • Kode Akses Siemens
  • Kode Akses Samsung
  • Kode Akses Sony Ericsson
  • Kode Akses Nokia
  • Seni Photoshop ( Angan Merokok )
  • Menyembunyikan Menu Help Pada Start Menu
  • Menyembunyikan Menu Document Pada Start Menu
  • Menyembunyikan menu Find pada Start Menu
  • Mengembalikan Folder Documents Yang Hilang
  • Memproteksi File
  • Mengganti Icon Drive
  • Mengganti Alignment Pada Drop Down Menu
  • Disable Klik Kanan Pada Taskbar
  • Disable Klik Kanan Pada Dekstop & Explorer
  • Menyembunyikan Menu Start Menu
  • Persentasi Antara Flash Dan Power Point
  • Mengganti Screen Saver Lewat Registry
  • Menghilangkan Username Pada Start Menu
  • Menampilkan Administrator Di Welcome Screen
  • Menyembunyikan My Recent Documents
  • TUTORIAL HACKER
  • Bad Unicode
  • Cara Skip Win Registrasi XP
  • Craking Dengan F.A.R.A.B.I
  • DoS, Serangan yang Belum Tertangkal
  • Hack Dan Prinsip Dasar Psikologis Hack
  • Hacking NT Server Melalui Remote Data Service
  • 95% Web Server Di Dunia has been dead
  • Hacking Web Site with cart32.exe installed
  • Konsep Lain Menjebol Server Webfroot Shutbox
  • Istilah Teknologi Informasi Bahasa Indonesia
  • Mendapatkan account ISP gratis!
  • Mendapatkan Serial Number WinZip 8.1
  • Menghilangkan Password Bios
  • Mengintip Password Linux
  • Menjebol Apache Web Server Melalui Test-Cgi
  • Menjebol Server Melalui Service FTP
  • Pembobolan 1000 Kredit Card di Step-up
  • Penjebolan Server Melalui FTP
  • Hati-hati DLM Mengetikkan Klikbca.Com
  • VIRUS M HEART
  • Bongkar Password Microsoft Acces
  • BUG TELKOMSEL & (FREE Phone ke-CYPRUS
  • Cara Efisien Mendapatkan Puluhan Ribu Email
  • Cara Sederhana membuat virus PHP
  • Cara Singkat Menginfeksi Openssh-3.4p1 Z
  • Cracking GateKeeperm
  • HACKING FOR BEGINNER
  • Hack Windows NT2000XP Admin Password
  • Melewati pembatasan hak akses warnet
  • Melindungi Data dari SQL Injection
  • memainkan fungsi tombol HP
  • Membedah Teknik SQL Injection
  • Bongkar key Windows Dengan @ stake LC4
  • Meminimalkan Biaya Saat menelpon Di Wartel
  • Menangani Virus Lohan
  • MENGACAK-ACAK REGISTRY WARNET
  • Mengelabui Pengejar Hacker
  • Meng-Hack Pesawat Telepon Yang Terkunci
  • Meng-hack PHP-BUg's
  • Kelemahan pasword & login yahoo pd Cgi
  • Trik Penjebolan Sites
  • Ragam Hacking Menggunakan Google
  • Rahasia Teknik Serangan SQL Injenction
  • Teknik Pembuatan Virus Makro Pd XP
  • Seni Internet, Googlingg
  • Situs Hacker Yang Ikut Bermasalah
  • Teknik Hacking Situs KPU Dr segla arah
  • Teknik Menyusup Ke TNP Center KPU
  • Tip N Trik Telephon Gratis Musso
  • Trik Mereset Password Windows 9x
  • TUTORIAL BLOG
  • Menuliskan Script di Blog
  • Membuat Artikel Terkait/Berhubungan
  • Membuat Feed di Blog Dengan Javascript
  • Membuat Navigasi Breadcrumb di Blog
  • Membuat Meta Deskripsi di Halaman Blog
  • Membuat Readmore Versi 1
  • Membuat Read More Otomatis di Blog
  • Membuat Read More Versi 2
  • Membuat Tabs Menu Horizontal
  • Membuat Menu Tab View
  • Membuat Menu Vertikal
  • Cara Memasang Musik Pada Blog
  • Membuat Template Blog Hasil Buatan Sendiri
  • Buat Threaded Comment dgn Intense Debate
  • Membuat Menu DTree
  • Membuat Tab Menu Dengan Banyak Style
  • Menambah Toolbar Baru di Blogspot
  • Cara Membuat Tabel di Blog
  • Cara Membuat Tulisan Berjalan
  • Melakukan Backup Website atau Blog
  • Mendapatkan Free Hosting
  • Membuat Widget Status Twitter pada Blog
  • Manampilkan Profil Facebook di Website (blog)
  • Membuat Avatar Komentar Pada Blogger
  • Membuat Halaman Contact Me pada Blogspot
  • Cara Membuat Status Yahoo Messenger di Blog
  • Mendapatkan Layanan Google Friend Connect
  • Membuat Nomor Page Posting Di Blog
  • Tips dan Trik Menambah Kolom Di Blog
  • Mengatasi "Invalid Widget ID" pada Blogger
  • Membuat Slide Show Album Foto di Blog
  • Membuat Kotak Komentar dibawah Posting
  • Cara Membuat Kotak Link Exchange
  • Membuat Link Download
  • Cara Membuat Dropdown Menu
  • Cara Membuat Buku Tamu
  • Trik Memproteksi Blog
  • Cara Membuat Search Engine
  • Membuat Kategori / Label di Blogger
  • Menghilangkan Navbar (Navigation Bar)
  • Memasang Emoticon di Kotak Komentar
  • Menambah Emoticon di Shoutbox
  • Pasang Jam di Sidebar
  • Memasang Pelacak IP Address
  • Mengganti Tulisan "Older Post / Newer Post"
  • Memasang Alexa Traffic Rank
  • Memasang Tombol Google Buzz
  • Cara Membuat Cursor Animasi
  • Menyembuyikan Buku Tamu
  • 5 Cara Terbaik Mendapatkan Uang Dari Blog
  • Blogging Cepat Dengan BlogThis!
  • 21 Posts Separator Images
  • Mengganti Link Read More Dgn Gambar
  • Cara Menampilkan 10 Artikel Di Recent Posts
  • Offline Blogging Dgn Windows Live Writer
  • Cara Memasang Jadwal Sholat
  • Cara Membuat Daftar Isi Blog Otomatis
  • Membuat Daftar Isi Blog Manual
  • Iklan Google Adsense Di Tengah Artikel
  • Membuat Link Warna - Warni
  • Meletakkan Widget Di Bawah Header
  • Membuat Kotak Scrollbar
  • Memasang Video Di Artikel
  • Kode Warna HTML
  • Home » » Motivasi Usaha dan Bagaimana Memulai Usaha

    Motivasi Usaha dan Bagaimana Memulai Usaha

               I.      Pendahuluan
                Dalam dunia bisnis, keahlian itu bisa dibeli. Jika kita tidak ahli mengelola keuangan, sedangkan penjualan kita terus berkembang, kita bisa merekrut tenaga keuangan yang pintar. Hal yang tidak bisa dibeli adalah semangat dan cita-cita yang kuat untuk memulai dan mengembangkan usaha. Jika mau sukses maka maka kita harus memiliki cita-cita yang kuat untuk menjadi seorang usahawan sukses. Selanjutnya, kita harus memiliki kemampuan merekrut dan mengelola karyawan.
    Makalah ini bukanlah mengenai teori tentang defenisi apa, siapa dan bagaimana wirausaha, melainkan tentang bagaimana membagi pengalaman orang sukses kepada kita
     agar bisa memulai dan mengelola usaha untuk terus berkembang tanpa mengabaikan teori yang disampaikan banyak pakar.

    II.      Pembahasan

    Motivasi
    Motivasi dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan atau untuk mencapai suatu tujuan[1], baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik).
    Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya. Kajian tentang motivasi telah sejak lama memiliki daya tarik tersendiri bagi kalangan pendidik, manajer, dan peneliti, terutama dikaitkan dengan kepentingan upaya pencapaian kinerja (prestasi) seseorang.
    Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:[2]
    1.      Durasi kegiatan
    2.      Frekuensi kegiatan
    3.      Persistensi pada kegiatan
    4.      Ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan kesulitan
    5.      Devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan
    6.      Tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan
    7.      Tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan
    8.      Arah sikap terhadap sasaran kegiatan
               
    Motivasi Berprestasi
    Motivasi berprestasi merupakan konsep yang dikembangkan pertama kali oleh Alexander Murray dengan istilah need for achievement (Petri, 1981). Selanjutnya McClelland dan Atkinson melanjutkannya dengan penelitian tentang hal tersebut dalam bentuk konsep teoritik tentang motivasi berprestasi (Buck, 1988).
    Motivasi berprestasi menurut McClelland dan Atkinson (Buck, 1988) adalah upaya untuk mencapai sukses dengan berkompetisi dengan suatu ukuran keunggulan. Standar keunggulan yang dimaksud adalah berupa prestasi orang lain atau prestasi sendiri yang pernah diraih sebelumnya. Heckhausen (1967) memberi pengertian motivasi berprestasi sebagai usaha keras idiividu untuk meningkatkan atau mempertahankan kecakapan diri setinggi mungkin dalam semua aktivitas dengan menggunakan standar keunggulan sebagai pembanding. Standar keunggulan dapat berupa tingkat kesempurnaan hasil pelaksanaan tugas (berkaitan dengan tugas), perbandingan dengan prestasi sendiri (berkaitan dengan diri sendiri) dan perbandingan dengan orang lain (berkaitan dengan orang lain).
    Martaniah (1979) memberi pengertian tentang motivasi berprestasi sebagai motif yang mendorong indivivu untuk berpacu dengan ukuran keunggulan. Ukuran keunggulan ini dapat menggunakan dirinya sendiri, orang lain dan dapat pula kesempurnaan tugas.
    Pengertian-pengertian tersebut memberikan pemahaman bahwa motivasi berprestasi merupakan suatu dorongan dari dalam diri individu untuk mencapai suatu nilai kesuksesan. Di mana nilai kesuksesan tersebut mengacu pada perbedaannya dengan suatu keberhasilan atas penyelesaian masalah yang pernah diraih oleh individu maupun berupa keberhasilan individu lain yang dianggap mengandung suatu nilai kehormatan.

    Komponen Motivasi Berprestasi[3]
    Motivasi berprestasi terdiri atas dorongan-dorongan dari dalam individu untuk dapat mencapai tujuan dan bertahan ketika menghadapi rintangan. Weiner (1972) mengemukakan bahwa motivasi berprestasi terdiri atas empat komponen.
    Pertama . Menyukai aktivitas yang prestatif dan mengaitkan keberhasilan dengan kemampuan dan usaha keras. Individu akan meras puas dan bangga atas keberhasilannya sehingga akan berusaha keras untuk meiningkatkan segala kemungkinan untk berprestasi. Ketika mengerjakan tugas ia lebih didorong oleh harapan untuk sukses daripada untuk menghindari gagal (Heckhausen, 1967).
    Kedua. Beranggapan bahwa kegagalan disebabkan oleh kurangnya usaha. Individu dengan motivasi berprestasi tinggi akan merasa marah pada diri sendiri dan merasa menyesal apabila prestasi yang dicapai tidak sebaik apa yang diharapkan, karena ia seharusnya dapat mencapai prestasi yang tinggi kalau ia berusaha lebih keras lagi (Madina, 1998).
    Ketiga. Selalu menampilkan perasaan suka bekerja keras dibanding individu lain yang mempunyai motivasi berprestasi rendah. Hal ini menjadikan ketangguhan individu dalam menjalankan tugas. Ia akan memelihara kualitas kerja yang tinggi untuk menyelesaikan tugas dengn sukses, untuk dapat mencapai prestasi terbaik yang dapat diraihnya dan mengungguli orang lain (Heckhausen, 1967).
    Keempat. Mempunyai satu pertimbangan dalam memilih tugas dengan tingkat kesulitan sedang, yaitu tugas yang tidak terlalu mudah tetapi juga tidak terlalu sukar. Hal ini dikarenakan orientasi motivasi berprestasi adalah adanya kesuksesan sebagai nilai prestasi, sehingga tugas yang terlalu mudah tidak bernilai tantangan dan tugas yang terlalu sulit akan sedikit memberikan kemungkinan untuk berhasil.

    Dengan demikian dapatlah kita tarik kesimpulan bahwa motivasi itu memiliki kekuatan (Power) yang sangat penting bagi kita untuk dijadikan suatu modal dalam memulai suatu usaha.
    Berikut ini ada sebuah artikel yang harus kita cermati sebaik mungkin: “Ingin berbisnis tetapi Anda termasuk daun hijau” Tidak perlu khawatir. Maka pemakalah akan memberikan beberapa tips-tips yang mana dengan tips tersebut semoga kita mendapatkan kiat untuk memulai suatu usaha, diantaranya adalah :[4]

    1.      Miliki Mimpi!
    Awal dari terwujudnya kesuksesan besar adalah mimpi besar. Bermimpi memiliki tempat usaha di mana-mana, cabang di mana-mana, mendirikan dua sampai tiga perusahaan sekaligus, omzet mencapai milyaran rupiah, banyak pelanggan dalam negeri maupun luar negeri, dan menuai kesuksesan-kesuksesan masa depan lainnya. Mimpi ini Anda jadikan sebagai motivasi untuk menggali ide-ide kreatif dalam menciptakan sebuah usaha. Nikmati mimpi tersebut tanpa menghentikan langkah nyata berusaha

    2.   Obsesi dan Hobby
    Tanamkan obsesi kuat meraih cita-cita Anda. Mulailah memperhatikan hobi Anda yang belum sempat Anda lirik sekalipun. Hobi menulis, bercerita, memasak, bermain bulu tangkis, main catur, membuat desain dan hobi lain yang mungkin hanya dipandang sebelah mata saja. Rahasianya ada pada kesungguhan hati Anda untuk menekuni salah satu hobi Anda. Ambilah satu dari hobi Anda yang menurut Anda cocok untuk dijadikan usaha. Berikan sepenuh hati Anda dalam menjalankan hobi Anda. Satu hal yang harus Anda pegang, semua berawal dari hal kecil, dan kerjakeras.

    3.      Sadari Realitas
    Meskipun saya menyarankan bermimpi hal besar, saya katakan itu guna motivasi dan pencarian obsesi Anda yang sebenarnya. Di kala sudah bermimpi maka kembalilah pada kenyataan. Lihatlah apa-apa yang sudah Anda miliki dan hitung seberapa besar modal yang harus digunakan untuk menjalankan bisnis Anda. Mulailah dari apa yang Anda merasa ahli dibidangnya. Tidak perlu membandingkan dengan orang lain. Hanya fokus pada usaha baru Anda dan rencana-rencana untuk mengembangkannya.

    4.      Memiliki Rencana Bertahap
    Tidak ada yang langsung jadi di dunia ini. Semua dimulai melalui tahapan-tahapan kejadian. Begitu pula Anda yang baru merintis usaha, apalagi masih hijau. Hal pertama pastilah masalah modal. Jika memang modal Anda hanya sedikit, ikuti saja peraturannya. Anda wajib berpikir dua kali dalam menggunakan modal yang ada. Rencanakan sesuai kepentingan saja. Yakinlah bahwa keuntungan akan datang sendiri jika menjalankan tahap usaha dengan benar.

    5.      Menyusun Rencana Kreatif
    Menjalankan usaha tidak sederhana jika menginginkan hasil maksimal. Berusahalan memiliki ide bisnis kreatif. Baik dari segi produk yang sedang Anda usahakan, pengelolaan modal, penjajakan jaringan, atau rencana kretif lain seperti pelayanan customer, bonus-bonus produk, launching produk, dal sebagainya.

    6.      Miliki Ide Antisipasi Masalah Bisnis
    Dunia bisnis sarat dengan ketegangan. Bila kita tidak menyiapkan beberapa senjata yaitu rencana-rencana kreatif, bisa jadi malah terjebak dalam lingkar bisnis tidak menyenagkan. Awal bisnis yang baik memerlukan susunan rencana cadangan. Karena tidak semua berjalan mulus. Jika suatu saat usaha Anda mengalami goncangan baik modal maupun kinerja usaha, maka susunan rencana Anda yang lain siap menolong Anda.

    7.      Rancang Anggaran Anda
    Setelah beberapa waktu usaha Anda berjalan dan mulai terlihat usaha makin menguntungkan, segeralah menyusun anggaran sesuai pos-pos penting untuk kelangsungan usaha Anda. Tempatkan pengeluaran dan pemasukan dalam wadah yang berbeda. Berhati-hatilah di area anggaran ini, karena jika tidak tepat Anda akan kesulitan menanganinya.

    Setelah ketujuh tips tersebut kita jalankan maka barulah kita dapat memulai usaha kita, akan tetapi untuk memulai suatu usaha kita juga  harus memperhatikan beberapa hal yang berkaitan erat dengan usaha, Berikut penjelasannya:

    1.        Memilih bentuk dan Lokasi Usaha
    Dalam memilih jenis usaha terdapat beberapa poin penting dalam usaha tersebut agar usaha kita itu dapat berjalan sebagaimana mestinya diantaranya :
    a.       Carilah Sesuatu yang menyenangkan kita, makanan, pendidikan, perbankan, dan lain-lain.
    b.      Pasarnya bagaimana? Maksudnya adalah kita dituntut untuk paham benar dengan pasar yang telah kita rencanakan sesuai dengan hal yang kita senangi.
    Setelah kita memilih bentuk maka barulah kita mementukan tempat atau menentukan lokasi usaha, dalam teori marketing mix( Bauran Pemasaran ) , ada 4 hal utama pemasaran, yakni: Product, Price, Place, dan Promotion, kita harus memiliki kemampuan untuk meramu ke empat hal tersebutagar bisa sukses. Lokasi kantor yang tepat memudahkan kita untuk mendistribusikan produk kita oleh karena itu kita harus pintar dalam memilih lokasi yang strategis yang membuat konsumen mudah membelinya, karena semakin sulit lokasi dijangkau oleh konsumen maka dibutuhkan promosi yang banyak pula.
    (Semua jenis produk bisa mencetak keuntungan dan kerugian, dan yang membuat produk tersebut berhasil mmencetak keuntungan adalah KITA).

    2.      Memasarkan Produk Dengan Praktis
    Dala hal memasarkan produk terdapat beberapa hal penting yang harus kita pahami diantaranya :
    a.       Kenalilah calon pembeli kita
    b.      Buatlah calon pembeli benar-benar mau membeli
    c.       Buatlah setiap pembeli lebih sering membeli
    d.      Buatlahpelanggan lebih banyak membeli,
    e.       Pahami ramuan pemasaran (Marketing Mix).

    3.      Merekrut dan Mengelola Karyawan
    Dalam hal merekrut dan mengelola karyawan hal –hal yang harus kita perhatikan adalah :
    a.       Paham dan mengerti bahwa karyawan adalah aset.
    b.      Mengetahui betul tentang kriteria penilaian perekrutan karyawan.
    c.       Mengetahui betul tentang kriteria pengelolaan karyawan.
    d.      Janganlah kita bangga melayani pembeli terus-menerus.
    e.       Kita harus benar-benar menjadi pemimpin yang efektif.
    f.       Kita juga harus bisa untuk mendelegasikan pekerjaan kepada karyawan.
    (Siapa diri kita? Tercermin dari orang-orang yang kita rekrut, Kemajuan usaha kita tergantung kemampuan kita mengelola orang-orang yang direkrut).
     


    4.      Mengelola Produks Dengan Baik
    Dalam hal mengelola produk yang baik, yang seharusnya kita perhatikan adalah :
    a.       Kita harus memilih materi yang baik.
    b.      Kita harus memproses pembuatan produk yang baik pula.
    c.       Kita juga harus memperhatikan tempat penyimpanan produk.
    d.      Kita juga harus memperhatikan pemakaian produk.
    e.       Kita harus mengaktifkan sistem kontrol terhadap produk kita.
    (Sukses mengelola produksi dimulai dari seleksi bahan baku, proses penyimpana, hingga cara-cara pemakaian yang tepat. Jika salah satu bagian tidak dilakukan dengan baik, semua bagian menjadi tidak berguna).

    5.      Melakukan Promosi Yang Praktis
    Dalam hal melakukan promosi yang praktis , beberapa hal yang seharusnya kita perhatikan adalah :
    a.       Kita harus bisa mengkomunikasikan nilai tambah dari produk kita.
    b.      Kita harus bisa melakukan promosi yang efektif.
    c.       Kita juga dituntut untuk bisa melakukan promosi yang praktis untuk usaha kecil.
    (Buatlah nilai tambah pada produk kita, lalu sampaikan pada orang yang tepat, dalam jumlah banyak, dan dengan cara yang tepatpada waktu dan waktu yang tepat pula).

    6.      Mengelola Keuangan
    Dalam hal mengelola produk yang baik, yang seharusnya kita perhatikan adalah :
    a.       Kita harus mengetahui kelancaran aliran uang ( Cash Flow ).
    b.      Kita juga harus bisa mengatur sistem keuangan kita.
    (Kita perlu punya catatan keuangan yang sederhana dan mudah dipahami, karena catatan aitulah yang digunakan untuk mengambil KEPUTUSAN ).

    7.      Mengontrol Usaha
    Dalam hal mengontrol usaha yang baik, yang seharusnya kita perhatikan adalah :
    a.       Kita harus mengerti mengapa kadang kala ada orang yang tidak ahli akan tetapi usahanya sukses ?.
    b.      Kita juga harus mengerti dan dituntut untuk bisa cara bagaimana mengontrol karyawan.
    c.       Kita juga harus sadar bahwa kita dan karyawan masih perlu untuk terus belajar.
    d.      Kita harus melakukan kontrol yang praktis.
    (Jika kita semakin pintar dan pandai dalam mengontrol usaha, maka semakin banyak pula waktu untuk mengembangkan usaha dayang tidak kalah pentingnya kita juga memiliki waktu untuk KELUARGA).

    III.              Kesimpulan
    Apapun yang kita usahakan, tidak ada yang menjamin bisa sukses. Sementara itu jika kita tidak berani untuk mulai mencoba maka sesungguhnya kita benar-benar gagal. Ketika telah memulai usaha, apapun hasilnya, kita telah melangkah menuju sukses. Begitulah filosofi yang harus kita pegang. Orang bijak mengatakan, orang sukses adalah orang yang gagal berkali-kali, orang gagal adalah orang yang gagal sekali langsung berhenti. Dan sebenar-benarnya gagal adalah mereka yang tidak pernah berani mencoba sama sekali.
    Pelaku usaha yang sukses selalu belajar dari kesalahan dan kegagalan. Sekali dia gagal, ia akan mencoba lagi dan tidak mau mengulang kesalahannya. Bagi orang-orang sukses, dibalik kegagalan selalu ada ilmu untuk sukses. Dibalik kegagalan ada keuntungan lain yang tidak berupa uang, bisa berupa ilmu, teman, atau yang lainnya. 
    (Supaya bola bisa melambung tinggi, perlu jatuh kelantai dengan keras, Apabila usahsa kita jatuh (gagal), itu pertanda kita punya peluang untuk melompat lebih tinggi).[5]

    Referensi
    bima.ipb.ac.id/~tpb-ipb/materi/kwu/kwu-tpb-modul4.pdf
    http://abahsoleh.blogspot.com/2008_05_01_archive.html
    wangmuba.com/2009/04/03/motivasi-berprestasi/
    id.shvoong.com/tags/berbisnis/page-9/
    http://id.wikipedia.org/wiki/Motivasi


    [1] http://id.wikipedia.org/wiki/Motivasi
    [2] http://abahsoleh.blogspot.com/2008_05_01_archive.html
    [3] wangmuba.com/2009/04/03/motivasi-berprestasi/
    [4] id.shvoong.com/tags/berbisnis/page-9/
    [5] bima.ipb.ac.id/~tpb-ipb/materi/kwu/kwu-tpb-modul4.pdf
    Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Creating Website

    0 komentar:

    Poskan Komentar

     
    Support : Creating Website | Tutorq Template | Template
    Copyright © 2011. FAROUQ'S - All Rights Reserved
    Template Modify by Creating Website
    Proudly powered by Blogger